Growth Spurt
Canva
Admin
30 Jun 2023 09:07 WITA

Growth Spurt

Bayi akan mengalami proses tumbuh kembang yang begitu pesat pada 1 tahun pertama kehidupannya. Dalam kurun waktu 1 tahun tersebut, proses pertumbuhan bayi akan mengalami peningkatan pada waktu-waktu tertentu. Hal inilah yang disebut sebagai growth spurt atau percepatan pertumbuhan.

Growth spurt dapat terjadi di waktu yang berbeda-beda untuk setiap bayi. Growth spurt terjadi berkali-kali, biasanya sekitar usia 7–10 hari, 2–3 pekan, 4–6 pekan, 3 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan 9 bulan. 

Pada periode ini bayi terlihat lebih lapar dari biasanya. Jika biasanya bayi menyusu ASI sekitar 8 kali sehari, maka saat mengalami growth spurt bayi bisa menyusu lebih sering hingga sekitar 12–14 kali sehari. Waktu tidur bayi pun lebih jarang dan lebih sebentar, jadi seringkali tampak rewel.

Saat bayi mengalami growt spurt, ibu biasanya menjadi khawatir ASI-nya tidak cukup karena bayi rewel, kelihatan sangat lapar dan meminta menyusu terus. Fase ini adalah fase yang normal, hanya berlangsung sementara 2–3 hari, tetapi kadang-kadang bisa sampai sepekan. Evaluasi kenaikan BB bayi dan frekuensi BAK. Jika normal-normal saja, ibu tidak perlu khawatir.

 

Tips menghadapi growth spurt pada bayi:

1. Hindari membatasi atau menjadwal bayi menyusu karena dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan bayi dan menurunnya produksi ASI.

2. Siapkan makanan ringan yang sehat dan pastikan minum yang cukup, karena bunda akan merasa lapar dan lebih sering haus.

3. Lihat tanda-tanda kecukupan ASI

4. Istirahat yang cukup, tidurlah saat bayi sedang tidur.

Dapatkan sekarang

Sepenuh Cinta, Ringan dan cepat
0 Disukai
Lihat Juga
Admin
31 Jan 2023 14:44 WITA