Sebentar lagi lebaran, buat Bunda-bunda yang berada di tanah rantau biasanya ini menjadi momen yang tepat buat mudik ke kampung halaman. Berkumpul sekali setahun merupakan saat yang dinantikan. Seluruh anggota keluarga akan diboyong untuk menikmati keseruan liburan. Segala persiapan tentunya sudah dibuat jauh-jauh hari. Mulai dari kebutuhan finansial, pakaian dan segala aksesorisnya yang akan dibawa, berbagai peralatan, makanan/cemilan buat di perjalanan, dan sebagainya. Bagaimana jika saat ini Ananda sedang dalam tahap MPASI? Apa yang perlu dipersiapkan?
Saat membawa Ananda dalam perjalanan jauh, Bunda tetap bisa memberikan MPASI rumahan. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangan sebelum menyiapkan MPASI saat mudik.
1. Lamanya perjalanan
Perkiraan lamanya perjalanan akan menentukan berapa banyak makanan yang akan disiapkan. Jika perjalanan hingga seharian atau lebih, tentunya butuh persiapan makanan dan peralatan yang lebih komplit.
2. Waktu makan
Berapa kali waktu makan selama dalam perjalanan akan menentukan jumlah dan jenis makanan yang perlu dipersiapkan. Jika memungkinkan, berikan makan sebelum berangkat sehingga selama perjalanan ananda hanya butuh makanan selingan dan menyusu.
3. Menu makanan
Siapkan makanan matang yang sudah dikenal dan disukai Ananda, sehingga mudah diterima. Perjalanan jauh adalah pengalaman baru yang membutuhkan adaptasi, sehingga menu baru bisa membuat ananda jadi rewel dan mungkin GTM. Tapi, bisa juga menyesuaikan dengan menu yang tersedia dalam perjalanan. Makanan yang praktis dan tahan lama bisa menjadi pilihan sehingga tidak membutuhkan banyak wadah. Seperti perkedel, umbi-umbian yang direbus atau panggang, telur rebus, muffin telur, schotel, arem-arem, otak-otak, pepes, lontong, berbagai jenis abon, dan buah seperti alpukat, jeruk, atau pisang.
4. Peralatan
Peralatan yang dibutuhkan disesuaikan dengan usia Ananda, untuk menyesuaikan tekstur makanan. Siapkan wadah dan perlengkapan makan, seperti mangkuk, sendok, slaber, dan gelas. Mungkin cooler bag atau thermal bag jika dibutuhkan untuk menyimpan makanan yang sudah matang. Untuk ananda usia 6-8 bulan, siapkan saringan untuk melumatkan makanan. Untuk usia 9-11 bulan siapkan parutan. Untuk anak usia 12 bulan ke atas tidak butuh peralatan tambahan karena makanan sudah sesuai makanan keluarga.
5. Kebersihan dan keamanan
Tetap perhatikan kebersihan (tangan, wadah, dan lingkungan) dan keamanan bahan makanan. Pastikan menyimpan makanan pada suhu yang tepat agar terhindar dari kontaminasi bakteri, yaitu di bawah 5 °C atau di atas 60°C.
Berikut ini contoh resep MPASI dari Buku Resep Masakan Keluarga Sehat (Unicef)
Otak-Otak Makin Cerdas
(Untuk usia 9-23 bulan)
Bahan (untuk 5 porsi)
300 gram daging ikan tenggiri, haluskan
50 ml santan kental
2 putih telur
1 sdm garam (sesuaikan usia)
1 sdt merica bubuk (sesuaikan usia)
8 butir bawang merah, haluskan
10 batang kucai, iris halus
Daun pisang secukupnya, untuk membungkus lidi secukupnya
Cara Membuat
1. Daging tenggiri dihaluskan dengan garpu, campur dengan santan, aduk rata hingga seperti adonan.
2. Masukkan putih telur, garam, merica dan bawang merah, irisan kucai, aduk rata.
3. Ambil selembar daun, isi dengan 2 sendok adonan, gulung bentuk lontong, sematkan dengan lidi.
4. Kukus otak-otak jika tidak punya oven/panggangan.
5. Bakar sebentar otak-otak diatas bara api hingga daun pisang kecoklatan.
Untuk anak usia 9-12 bulan, potong kecil seruas jari dan berikan kepada ananda. Biarkan ananda memegang dan makan langsung potongan otak-otak. Jangan lupa cuci tangan sebelum makan.