Kebutuhan nutrisi bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan dapat terpenuhi dari ASI. Setelah berusia 6 bulan, ASI hanya memenuhi 70% kebutuhan nutrisi bayi. Itulah sebabnya bayi sudah membutuhkan tambahan nutrisi dari sumber lain, yaitu MPASI.
Usia 6 -12 bulan adalah masa belajar makan. Jika masa ini bisa dilalui dengan baik, maka akan memudahkan proses selanjutnya. Mulai dari pengenalan berupa makanan lumat, kemudian beralih ke makanan lunak di usia 9 bulan, dan selanjutnya sudah bisa makan makanan keluarga di usia 12 bulan.
Bahan pangan MPASI sebaiknya memilih bahan lokal yang mudah didapat. Bahan MPASI terdiri dari makanan pokok, lauk terutama lauk hewani, sayuran, buah dan lemak/minyak. Pilihlah bahan yang segar.
Menyiapkan MPASI sangatlah mudah, hanya mengolah bahan makanan keluarga yang tersedia. Teksturnya saja yang sesuaikan dengan usia bayi. Tidak perlu repot menyiapkan bahan makanan khusus. Apa yang dimakan saat bayi, itu pulalah kelak yang akan disajikan dalam menu keluarga saat usia 12 bulan, di mana anak sudah bisa makan dengan menu yang sama.
Dalam pengolahan makanan sebaiknya menggunakan peralatan yang terpisah antara bahan mentah dan bahan matang. Pisau dan talenan sebaiknya berbeda antara pisau dan talenan daging, sayuran dan buah, serta makanan matang.
Memasak MPASI hanya membutuhkan waktu 10 menitan. Untuk membuat bubur tidak harus dari beras. Nasi bisa saja dimasak agar menjadi bubur. 1 bagian bubur ditambahkan 2 bagian air, dimasak dengan api sedang, sambil memasukkan lauk hewani, lauk nabati, dan sayuran yang sudah dipotong-potong. Setelah matang bisa disajikan dalam bentuk bubur lumat atau sesuaikan teksturnya berdasarkan usia bayi.
Jika ingin memasak untuk persiapan 2 atau tiga kali makan, maka makanan yang ingin disajikan untuk jadwal makan berikutnya, segera dimasukkan ke dalam lemari es setelah uap panasnya hilang. Makanan yang tidak dikonsumsi dalam waktu 2 jam sebaiknya disimpan di dalam lemari es. Sebaiknya tidak menyimpan makanan pada suhu 5 - 60° C.
Rasa asli makanan diperkenalkan satu persatu, agar bayi benar-benar mengenal rasanya. Jika bayi menolak pada perkenalan pertama, maka tetaplah semangat mencoba lagi di hari lain. Karena anak butuh waktu sekitar 8 hingga 12 kali mencoba agar menyukai suatu jenis makanan.
Dapatkan sekarang